Lompat ke konten
Home » BERITA PRESTASI SEKOLAH » Makin Inovatif di Hari Kedua: Saatnya Guru SMANSATSET Merancang Pembelajaran yang Berdampak

Makin Inovatif di Hari Kedua: Saatnya Guru SMANSATSET Merancang Pembelajaran yang Berdampak

(Dari Olah Tubuh hingga Olah Pikir: Intip Keseruan Hari Ke-2 IHT SMANSATSET di Zenova Royal)

@Penulis: Yulli Retnowati, SE

Hari Kedua IHT SMANSatSet 2026: Bedah Modul Ajar Berorientasi 8 Dimensi Profil Lulusan

SANGATTA — Memasuki hari kedua pelaksanaan In-House Training (IHT), semangat para pendidik SMA Negeri 1 Sangatta Selatan (SMANSATSET) tidak berkurang sedikit pun. Kegiatan yang mengusung tema besar “Upgrading Implementasi Pembelajaran Mendalam” ini kembali menghadirkan dinamika belajar yang interaktif dan penuh energi di Ballroom Hotel Zenova Royal, Sangatta.

Pagi hari diawali dengan suasana penuh keceriaan melalui kegiatan ice breaking berupa senam bersama yang dipandu oleh Ibu Yulli Retnowati, S.E. Gerakan energik, tawa, dan kebersamaan menciptakan atmosfer positif di antara para peserta. Aktivitas ini bukan sekadar pencair suasana, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pembelajaran yang berkualitas membutuhkan energi, semangat, dan kesiapan diri dari seorang pendidik.

Kegiatan senam bersama dan ice breaking peserta IHT hari kedua SMANSatSet 2026
Suasana ice breaking dan senam bersama mengawali kegiatan hari kedua IHT SMANSatSet.

Memasuki sesi inti, Kepala SMANSATSET, Bapak Rubito, S.Pd., M.Pd., hadir memberikan penguatan materi tentang analisis modul ajar yang berorientasi pada pencapaian 8 Dimensi Profil Lulusan. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa modul ajar bukanlah sekadar dokumen administratif yang disusun untuk memenuhi tuntutan kelengkapan perangkat pembelajaran. Lebih dari itu, modul ajar harus menjadi panduan strategis yang mampu mengarahkan pengalaman belajar murid agar berkembang secara utuh, baik dari aspek karakter maupun kompetensi.

Pesan tersebut menjadi titik penting dalam kegiatan hari kedua. Guru diajak untuk melihat kembali apakah perencanaan pembelajaran yang selama ini disusun benar-benar memberikan ruang bagi murid untuk berpikir kritis, berkolaborasi, berkomunikasi, berkreasi, serta mengembangkan potensi dirinya. Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti pada penyampaian materi dan pencapaian nilai, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan kehidupan nyata.

Suasana pelatihan semakin dinamis ketika para peserta dibagi ke dalam kelompok kerja untuk melakukan bedah dan analisis modul ajar masing-masing. Dengan semangat kolaborasi, setiap kelompok mencermati kesesuaian tujuan pembelajaran, aktivitas belajar, pengalaman murid, hingga asesmen yang dirancang. Diskusi berlangsung hangat, kritis, dan produktif. Berbagai perspektif muncul, memperlihatkan bahwa belajar bersama sesama pendidik dapat membuka ruang lahirnya gagasan-gagasan baru.

Tidak berhenti pada diskusi kelompok, setiap tim kemudian mempresentasikan hasil analisisnya di hadapan peserta lainnya. Sesi ini menjadi kesempatan untuk saling berbagi praktik baik, menyampaikan argumentasi, sekaligus menerima masukan konstruktif dari rekan sejawat. Perbedaan pandangan justru memperkaya proses belajar dan membantu guru melihat modul ajar dari sudut pandang yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, para pendidik SMANSATSET tidak hanya belajar memperbaiki dokumen perencanaan pembelajaran, tetapi juga membangun kesadaran bahwa kualitas pembelajaran berawal dari kualitas perencanaan dan komitmen guru dalam menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna.

Peserta IHT SMANSatSet melakukan diskusi kelompok dan analisis modul ajar berorientasi 8 Dimensi Profil Lulusan
Para pendidik SMANSatSet berkolaborasi melakukan analisis dan penguatan modul ajar.

Hari kedua IHT menjadi bukti bahwa peningkatan kompetensi guru bukanlah proses yang berhenti pada ruang pelatihan. Hasil diskusi, refleksi, dan kolaborasi diharapkan dapat diterjemahkan menjadi praktik nyata di ruang-ruang kelas.

Karena pada akhirnya, modul ajar terbaik bukanlah yang paling tebal atau paling lengkap secara administratif, melainkan yang mampu menghidupkan proses belajar dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan setiap murid.

@SMANSatSet – Cepat Belajar, Cepat Tanggap, Cepat Berkarya

Salam SatSet.

Berita & Artikel Lainnya

Close Welcome Bar