@Penulis : Rif’at Az-Zahra (Murid Kelas XII SMAN 1 Sangatta Selatan)
Permasalahan sampah di lingkungan sekolah masih menjadi tantangan serius dalam menciptakan suasana belajar yang bersih, sehat, dan nyaman. Menyadari hal tersebut, SMAN 1 Sangatta Selatan menghadirkan sebuah aksi sederhana namun berdampak nyata melalui Program 5 Sampah Sebelum Pulang. Program ini mendorong seluruh murid untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan.
Lingkungan yang seharusnya hijau dengan pepohonan rindang, tanaman hias, dan rerumputan sering kali tidak luput dari keberadaan sampah yang berserakan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat menjadi sumber penyakit dan menciptakan lingkungan yang tidak nyaman.
Lingkungan sekolah sebagai tempat mulia dalam menimba ilmu pun tidak terlepas dari permasalahan tersebut. Masih ditemukan sampah di berbagai sudut sekolah yang dapat mengganggu kenyamanan proses pembelajaran. Ruang belajar yang kurang bersih berpotensi memengaruhi kesehatan, konsentrasi, dan motivasi belajar siswa, sehingga menciptakan suasana belajar yang kurang kondusif.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan kerja sama dari seluruh warga sekolah. Kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. Sejalan dengan semboyan SMANSATSET, “cepat belajar, cepat tanggap, cepat berkarya”, diperlukan aksi nyata dan sikap cepat tanggap dari siswa.
Program 5 Sampah Sebelum Pulang dirancang sebagai upaya menumbuhkan kesadaran dan kepedulian lingkungan pada siswa. Melalui program ini, setiap siswa diwajibkan memungut lima buah sampah di lingkungan sekitar sebelum pulang, kemudian membuangnya ke tempat sampah yang telah disediakan di depan gerbang sekolah.
Memungut lima sampah oleh satu orang mungkin terlihat sebagai tindakan kecil. Namun, jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama oleh seluruh siswa, program ini memberikan dampak yang signifikan. Ratusan siswa yang memungut minimal lima sampah setiap hari mampu mengurangi sampah berserakan secara nyata dan menjaga kebersihan serta keasrian lingkungan sekolah.
Dengan lingkungan yang bersih, suasana belajar menjadi lebih nyaman, sehat, dan mendukung proses pembelajaran yang optimal.
Selain berdampak pada kebersihan lingkungan, Program 5 Sampah Sebelum Pulang juga berperan penting dalam pembentukan karakter siswa. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang arti tanggung jawab sebagai bagian dari warga sekolah. Mereka dilatih untuk tidak bersikap acuh terhadap lingkungan sekitar dan terbiasa menjaga kebersihan bersama.
Kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin akan membentuk kebiasaan positif yang tertanam kuat, sehingga menumbuhkan karakter disiplin, peduli, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Program ini juga memupuk jiwa kepahlawanan dan kepedulian lingkungan pada siswa. Melalui tindakan sederhana memungut sampah, siswa telah berkontribusi langsung dalam menjaga lingkungan sekolah. Setiap siswa tidak hanya berperan sebagai pelajar, tetapi juga sebagai hero lingkungan SatSet yang tanggap terhadap permasalahan di sekitarnya.
Siswa dilatih untuk cepat belajar, cepat tanggap, dan berkarya secara nyata melalui terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan asri, selaras dengan nilai-nilai yang diusung SMANSATSET.
Melalui Program 5 Sampah Sebelum Pulang, SMAN 1 Sangatta Selatan menunjukkan komitmennya dalam menanamkan kepedulian lingkungan dan pembentukan karakter siswa. Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten ini menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari tindakan kecil. Dengan semangat kebersamaan, seluruh warga sekolah turut berkontribusi menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman sebagai bekal berharga dalam kehidupan bermasyarakat.
@SMANSatSet – Cepat Belajar, Cepat Tanggap, Cepat Berkarya
Salam SatSet