Lompat ke konten

Sejarah SMAN 1 Sangatta Selatan

2007

Pendirian Sekolah

SMAN 1 Sangatta Selatan resmi didirikan pada 1 Juli 2007 berdasarkan SK Mendikbud RI. Pada masa awal, sekolah ini merupakan institusi baru di Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, dengan berbagai tantangan infrastruktur, tenaga pendidik, dan administrasi. Kepala sekolah pertama, Idham Cholid, M.Pd, memimpin sambil merangkap kepala SMAN 1 Sangatta Utara. Walau masih dalam tahap awal, sekolah mulai membangun fondasi pembelajaran dan lingkungan akademik bagi generasi pertama siswa.

2007 – 2014

Kepemimpinan Hasbi, M.Pd

Empat bulan setelah pendirian, Hasbi, M.Pd resmi menjabat sebagai kepala sekolah SMAN 1 Sangatta Selatan. Dalam periode tujuh tahun ini, beliau fokus membangun struktur organisasi sekolah, meningkatkan mutu pembelajaran, dan menguatkan budaya sekolah yang disiplin. Di bawah kepemimpinan Hasbi, sekolah mulai dikenal masyarakat setempat dan membangun citra positif sebagai institusi pendidikan yang serius menyiapkan generasi muda.

Pada periode ini, sekolah mulai mengadakan kegiatan ekstrakurikuler, menata fasilitas, dan membangun hubungan dengan pemerintah daerah. Meskipun tantangan infrastruktur dan sumber daya masih besar, Hasbi berhasil meletakkan pondasi yang kokoh bagi pertumbuhan sekolah di masa depan.

2014 – 2020

Kepemimpinan Tatik Widayani, M.Pd

Pada pertengahan 2014, Tatik Widayani, M.Pd ditunjuk sebagai kepala sekolah. Sebelumnya beliau menjabat Waka Kurikulum di SMAN 1 Sangatta Utara. Masa kepemimpinan Tatik menandai periode kemajuan signifikan bagi SMAN 1 Sangatta Selatan, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Beberapa pencapaian penting selama kepemimpinan beliau antara lain:

  • 2015: SMAN 1 Sangatta Selatan memperoleh Akreditasi A berdasarkan SK BAP-SM Nomor: 309/BAP-SM/HK/X/2015. Prestasi ini menegaskan kualitas pembelajaran dan manajemen sekolah.
  • 2015: Terpilih sebagai Sekolah Model dan Sekolah Induk Klaster berdasarkan SK Ditjen PSMA Kemdikbud RI No: 2326.2/D4/KU/2015. Dari 300 SLTA se-Indonesia, SMANSeL dipercaya sebagai contoh sekolah unggulan.
  • 2016: Ditetapkan sebagai Sekolah Rujukan Kurikulum 2013 oleh Ditjen PSMA Pusat, dari 614 SMA se-Indonesia. Hal ini menegaskan peran SMANSeL sebagai sekolah yang mampu menjadi acuan bagi sekolah lain.
  • 2017: Sekolah rujukan kembali diperpanjang berdasarkan SK Ditjen PSMA Kemdikbud RI Nomor: 2139/D4.2/KP/2017. SMANSeL menunjukkan konsistensi kualitas dan inovasi pendidikan.
  • 2018: SMANSeL dipercaya kembali untuk melaksanakan program Sekolah Rujukan berdasarkan SK Ditjen PSMA Kemdikbud RI Nomor: 1304.4/D4/DM/2018. Dari 650 SLTA se-Indonesia, SMANSeL menempati posisi strategis sebagai sekolah yang diperhitungkan.

Selain prestasi formal, SMANSeL juga mulai dikenal unggul dalam bidang seni, olahraga, dan kegiatan kompetitif seperti KSN (OSN), FLS2N, dan O2SN. Hal ini menandakan bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada akademik, tapi juga pengembangan karakter dan keterampilan siswa.

2020 – Sekarang

Kepemimpinan Rubito, M.Pd

Sejak Maret 2020, Rubito, M.Pd memimpin SMAN 1 Sangatta Selatan. Masa kepemimpinan ini dikenal sebagai periode ketiga dan berfokus pada penguatan 5 pilar sekolah: Kesadaran, Komunikasi, Transparansi, Apresiasi, dan Gotong-Royong. Tujuannya adalah membangun civitas akademika yang solid, profesional, dan berorientasi pada kemajuan sekolah.

Beberapa langkah konkret di periode ini antara lain:

  • Membangun kesadaran seluruh civitas akademika terhadap peran masing-masing dalam mewujudkan sekolah unggul.
  • Mendorong budaya komunikasi simultan formal dan informal antar guru, staf, dan siswa.
  • Menguatkan budaya transparansi dalam pengelolaan anggaran dan program sekolah.
  • Memberikan apresiasi bagi tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan siswa yang berprestasi.
  • Mendorong budaya gotong-royong yang berlandaskan nilai kekeluargaan dan humanis.

Di bawah kepemimpinan Rubito, SMANSeL juga memulai program-program inovatif seperti Orientasi Pra Pembelajaran, rapat dewan guru rutin, keterlibatan alumni dan komite sekolah, studi banding, serta peningkatan keterampilan mengajar guru. Semua langkah ini ditujukan agar SMANSeL semakin dikenal sebagai sekolah unggulan, siap bersaing, dan melahirkan lulusan cerdas, religius, dan berbudaya.

Program Dual Track SMAN 1 Sangatta Selatan

Program ini membekali siswa dengan keterampilan praktis bersamaan dengan akademik, bekerja sama dengan ITS Surabaya. Siswa mendapatkan pengalaman nyata yang siap digunakan untuk berwirausaha, bekerja, maupun melanjutkan studi.

Tata Boga

Materi: teknik masak, kue, pengemasan, manajemen usaha. Peluang: usaha kuliner, katering, industri makanan & minuman.

Tata Rias

Materi: rias wajah, perawatan, etika pelanggan. Peluang: MUA, salon, rias acara.

Tata Busana

Materi: desain, menjahit, modifikasi pakaian. Peluang: usaha jahit, desain custom, fashion lokal.

Multimedia

Materi: desain grafis, editing foto & video, konten sosial media. Peluang: content creator, desainer, editor, admin media sosial.

X