Lompat ke konten
Home » BERITA PRESTASI SEKOLAH » Alumni Stories: Siti Mariam Ulfa

Alumni Stories: Siti Mariam Ulfa

👁 69

Dari SMANSEL ke Turki, Menembus Batas Mimpi

Nama : Siti Mariam Ulfa
Alumni : SMA Negeri 1 Sangatta Selatan (SMANSEL – kini SMANSatSet)
Kuliah : Ankara Yıldırım Beyazıt Üniversitesi, Turki
Jurusan: Health Management (Manajemen Kesehatan)
Fakultas: Faculty of Health Sciences
Gelar : Bachelor of Science (B.Sc.)

Cerita Perjalanan

Dari Sangatta Selatan menuju Ankara, Turki, perjalanan akademik Siti Mariam Ulfa menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat diraih oleh siapa saja yang berani memperjuangkannya.

Kini, Siti sedang menempuh pendidikan tinggi di Ankara Yıldırım Beyazıt Üniversitesi (AYBÜ), salah satu universitas di Turki, pada jurusan Health Management. Bidang ini berfokus pada pengelolaan sistem layanan kesehatan agar dapat berjalan secara efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Perjalanan hingga sampai di titik ini tentu bukan hal yang mudah. Ada proses panjang yang dilalui, mulai dari persiapan akademik, adaptasi budaya, hingga membangun keberanian untuk belajar jauh dari tanah air.

Namun bagi Siti, semuanya berawal dari satu tempat: SMANSEL.

Fondasi dari SMANSEL

Siti mengenang masa belajarnya di SMANSEL sebagai salah satu fase terpenting dalam hidupnya. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membangun karakter dan mental yang kuat.

“Belajar di SMANSEL adalah fondasi terbaik bagi perjalanan akademis saya.”

Ia merasa guru-guru di SMANSEL memiliki peran besar dalam membentuk dirinya menjadi pribadi yang disiplin dan pantang menyerah.

“Guru-guru tidak hanya mengajar materi pelajaran, tetapi juga membentuk mentalitas yang kuat, disiplin, dan pantang menyerah.”

Lingkungan sekolah yang suportif juga memberinya keberanian untuk memiliki cita-cita besar—termasuk mimpi untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

Bagi Siti, dukungan dari guru dan lingkungan sekitar menjadi alasan mengapa ia berani melangkah lebih jauh.

Belajar di Negeri Orang

Menjadi mahasiswa internasional di Turki memberikan banyak pengalaman baru bagi Siti.

Ia harus beradaptasi dengan:

  • budaya yang berbeda,
  • bahasa asing,
  • sistem pendidikan internasional,
  • serta kehidupan yang jauh dari keluarga.

Meski penuh tantangan, pengalaman tersebut justru memperluas cara pandangnya terhadap dunia.

Ia belajar bahwa pendidikan di luar negeri bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga tentang membangun kemandirian, toleransi, dan kemampuan berpikir global.

Setiap tantangan yang dihadapi menjadi bagian dari proses pertumbuhan.

Fokus Penelitian Tugas Akhir

Saat ini, Siti sedang menyelesaikan proyek penelitian akhir di bidang manajemen rumah sakit.

Topik penelitiannya adalah:

Analisis ABC-VEN dalam Manajemen Stok Farmasi Rumah Sakit dan Pemeriksaan Status Sertifikasi Halal Obat-Obatan

Penelitian ini berfokus pada dua aspek penting.

1. Efisiensi Stok Farmasi Rumah Sakit

Siti meneliti bagaimana rumah sakit dapat mengelola persediaan obat secara lebih efisien menggunakan metode ABC-VEN, sehingga ketersediaan obat tetap terjaga tanpa menimbulkan pemborosan.

2. Status Sertifikasi Halal Obat

Ia juga meneliti status sertifikasi halal pada obat-obatan untuk memberikan kepastian informasi dan rasa aman bagi pasien, khususnya pasien Muslim.

Menurut Siti, penelitian ini sangat relevan karena menyangkut kualitas layanan rumah sakit sekaligus keamanan pasien.

“Penelitian empiris dan sistematis ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi persediaan obat di rumah sakit sekaligus memberikan kepastian serta keamanan bagi pasien terkait status halal produk farmasi yang mereka konsumsi.”

Melalui riset ini, Siti berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sistem kesehatan yang lebih baik.

Pesan untuk Adik-Adik SMANSatSet

Bagi siswa SMANSatSet yang bercita-cita kuliah di luar negeri, Siti memiliki pesan sederhana namun kuat.

“Jangan pernah takut bermimpi besar.”

Menurutnya, kuliah di luar negeri bukan sesuatu yang mustahil selama dipersiapkan dengan baik sejak sekarang.

Ia membagikan tiga hal penting:

  • Pelajari bahasa asing
  • Jaga prestasi akademik
  • Aktif mencari informasi beasiswa

Siti juga menekankan bahwa tantangan terbesar sering kali bukan pada proses seleksi, melainkan keberanian untuk memulai.

“Tantangan terbesar adalah memulainya. Begitu kalian melangkah, dunia luar akan membuka banyak peluang baru untuk kalian.”

Kisah Siti Mariam Ulfa menjadi inspirasi bagi keluarga besar SMANSatSet bahwa asal sekolah bukanlah batas untuk meraih mimpi.

Dari ruang kelas di SMANSEL hingga kampus internasional di Turki, ia membuktikan satu hal:
mimpi besar akan menemukan jalannya bagi mereka yang terus berusaha.

@SMANSatSet – Cepat Belajar, Cepat Tanggap, Cepat Berkarya
Salam SatSet

Berita & Artikel Lainnya

X